RENCANA STRATEGIS

Visi, Misi, Nilai, Tujuan, Strategi dan Kebijakan
1. V i s i :

Berdasarkan hasil pembahasan dan musyawarah seluruh staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah dengan berlandaskan pada tugas pokok dan fungsi sesuai Peraturan Daerah Nomor 02 tahun 2010, maka disepakati untuk menetapkan Visi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Enrekang dalam penyelemggaraan Otonomi Daerah, dan pemerintahan yang bersih dan berwibawa (Good Governance & Clean Governance yaitu :

“ Mewujudkan ketangguhan Masyarakat Kabupaten Enrekang Dalam Menghadapi Bencana”

Rumusan Visi ini mengacu pada Visi Kabupaten Enrekang sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Nom 12 tahun 2008 (Renstra tahun 2008 – 2013). Didalam Visi tersebut terkandung keinginan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupten Enrekang sebagai instansi bersifat koordinatif, komando dan pelaksanaan yang menangani Penanggulangan bencana di kabupaten Enrekang untuk mewujudkan rasa aman dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana yang mampu menjadi faktor pendorong dan menarik (pull dan push factor) dalam mendukung pembangunan dan pergerakan perekonomian kabupaten Enrekang dimasa mendatang, dengan mengembangkan konsep, regulasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP), Protap, penanggulangan bencana mulai dari tahapan Pencegahan sampai pada tahap pemulihan keadaan bencana, proses tanggap darurat sampai pada tahapan pemulihan keadaan dengan program rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang mengalami kerusakan

2. M i s i :

Dalam mewujudkan pencapain Visi yang telah dirumuskan tersebut, maka implementasinya dijabarkan melalui Misi dengan tujuan dan sasaran yang akan dicapai, yang selanjutnya akan dituangkan dalam rumusan program kegiatan nantinya. Sebagai arah tindak operasional organisasi, maka perumusan misi dilakukan dengan tetap mengacu dan mempertimbangkan tugas pokok dan fungsi organisasi.
Dalam mewujudkan pencapain Visi yang telah dirumuskan tersebut, maka implementasinya dijabarkan melalui Misi dengan tujuan dan sasaran yang akan dicapai, yang selanjutnya akan dituangkan dalam rumusan program kegiatan nantinya. Sebagai arah tindak operasional organisasi, maka perumusan misi dilakukan dengan tetap mengacu dan mempertimbangkan tugas pokok dan fungsi organisasi.

Misi yang diemban Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Enrekang adalah :

3. Melindungi masyarakat kabupaten Enrekang dari Ancaman Bencana melalui Pengurangan resiko
4. Membangun Sistem Penanggulangan Bencana yang handal
5. Menyelenggarakan Penanggulangan Bencana Secara Terencana, Terpadu dan Menyeluruh.

3. N i l a i :

Nilai pada Renstra SKPD Badan Penanggulangan Bencaan Daerah Kab. Enrekang merupakan prinsip – prinsip yang dianut dan diamalkan bersama di dalam organisasi dalam melaksanakan misi dan merealisasikan Visi. Adapun nilai – nilai yang dimaksud adalah

:

1. Transparansi / akuntabilitas
Pelaksanaan pengawasan dan penegakan hukum secara jujur, tegas, adil terpercaya, berani karena benar, tunduk pada hukum, transparan dan bertanggung jawab.
2. Demokratis
Persatuan dan kesatuan dengan makna kebersamaan dalam kemufakatan sebagai kiat untuk mempertemukan berbagai aspirasi masyarakat menjadi basis harmonis kehidupan berbangsa dan bernegara.
3. Profesionalisme dan kemandirian
Pengawasan hanya dapat berhasil melalui kerja keras yang diridhoi oleh Allah SWT, sebagai semangat kerja, tekad untuk pantang mundur sebelum berhasil

4. Tujuan dan Sasaran
Tujuan :
Misi tersebut merupakan pernyataan operasional yang dalam implementasinya perlu ditetapkan tujuan yang merupakan penjabaran dari pernyataan Misi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Enrekang. Untuk mewujudkan Visi dan Misi ini, maka strategis yang dikembangkan adalah :
1. Memadukan upaya penanggulangan bencana dalam rencana pembangunan daerah kabupaten Enrekang;
2. Melindungi masyarakat dari ancaman bencana dan dampak bencana melalui usaha pemberian informasi dan pengetahuan, pendidikan, pelatihan, peningkatan keterampilan dan lain – lain;
3. Melaksanakan tanggap darurat sejak kaji cepat, menentukan tingkat bencana, penyelematan dan evakuasi korban, penanganan kelompok rentang dan menjamin pemenuhan kebutuhan hak dasar kepada masyarakat korban bencana.
4. Memulihkan dan meningkatkan secara baik kehidupan sosial ekonomi, budaya dan lingkungan, serta keamanan dan ketertiban masyarakat, serta perbaikan infrastruktur/fasilitas umum, sosial yang rusak akibat bencana.
Mengalokasikan dan menyediakan dana untuk penanggulangan bencana secara memadai dalam setiap tahapan penyelenggaraan;
Sasaran :
Dari Uraian penjabaran tujuan yang akan dicapai Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Enrekang untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), maka beberapa sasaran telah ditetapkan antara lain :
1. Menyediakan sarana dan prasarana aparatur BPBD yang memadai didalam melaksanakan tugas dan fungsinya agar dapat berlangsung dengan baik dan maksimal ;
2. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan staff BPBD, stakholder terkait dan masyarakat didalam upaya penanggulangan bencana;
3. Menyusun program dan kegiatian pencegahan dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana;
4. Menyusun program dan kegiatan kedaruratan dan logistik bencana, dan membentuk Satuan Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam upaya kaji cepat penanggulangan bencana;
5. Membentuk Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana (Pusdalapos PB), yang berfungsi menerima data dan informasi kebencanaan, mencatat, mengolah dan mendistribusikan pada pihak yang terkait, yang pada kondisi tanggap darurat akan ditingkatkan fungsinya menjadi Pos Komando Tanggap Darurat Bencana.
6. Menyusun prorgam kerja peningkatan peran serta dan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana;
7. Menyusun program kerja dan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.
8. Meningkatkan kualitas kelembagaan, ketatalaksanaan, dan pelayanan publik dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana melalui penerapan prinsip-prinsip good governance.

5. Strategi Dan Kebijakan

1. Strategi
Strategi untuk mewujudkan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dengan memperhatikan RPJM Kabupaten Enrekang tahun 2010 – 2013 sebagai berikut:

1. Menyusun struktur organisasi BPBD dan uraian tugas pokok dan fungsi masing-masing bagian (job Discription), serta sosialisasi kepada aparat.
2. Menerapkan dan mengembangkan prinsip Paradigma Pengurasan resiko bencana dalam usaha penanggulangan bencana, Akuntabilitas Pelayanan Prima dan Akuntabilitas Publik dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan tugas penanggulangan bencana.
3. Meningkatkan peran serta masyarakat, dunia usaha dalam usaha penanggulangan bencana, memberikan pelayanan yang optimal dalam penanggulangan bencana mulai dari tahapan pra-bencana, tanggap darurat dan pasca bencana.
4. Mengembangkan kerjasama lintas program, lintas SKPD, bantuan teknis dengan instansi vertikal, horisontal dan non instansi dalam pelaksanaan tugas pokok pemerintahan dan penanggulangan bencana.
5. Menyusun, mengembangkan dan melaksanakan program penanggulangan bencana berdasarkan rencana stratejik yang terkoordinasi, sinkronisasi dan tepat sasaran.
6. Menyediaan sarana pendukung yang optimal seperti penyediaan peralatan berat yang memadai, untuk penanggulanan bencana
7. Penambahan tenaga pengawas, operator, teknis yang memadai
8. Mengembangkan kebijakan yang mengatur program penanggulangan bencaan,. Sosiasilsasi, simulasi, pendidikan dan pelatihan penanggulangan bencana mulai pada tahapan pra-bencana, tanggap darurat dan pasca bencana.
9. Tersusun dan diterapkannya Peraturan Daerah, Peraturan Bupati, keputusan Kepala BPBD yang berhubungan dengan program penanggulangan bencana, serta informasi yang luas kepada masyarakat akan peraturan kebencanan tersebut agar masyarakat dapat mengerti dan memahami apa yang menjadi tanggung jawabnya terhadap upaya penanggulangan bencana dan bagaimana upaya pencegahan, mitigasi, dan pengurangan resiko bencana.

2. Arah Kebijakan
Dalam meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan akuntabel sesuai tugas dan fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Enrekang pada program Penanggulangan Bencana di Kabupaten Enrekang, telah ditetapkan beberapa kebijakan antara lain:
1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM para penyelenggara penanggulangan bencana di daerah dan didukung sarana prasarana penanggulangan bencana yang memadai ;

2. Mengoptimalkan bimbingan, pendidikan dan pelatihan, pembinaan teknis kegiatan simulasi penanggulanan bencana, secara professional terhadap berbagai program/ kegiatan penanggulangan bencana ;
3. Meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat melalui program Reaksi Cepat pemantauan/pengawasan terhadap kejadian bencana dan upaya penanggulangan.
4. Meningkatkan peran serta masyarakat dan dunia usaha, dalam upaya pemanggulangan bencana.

One comment on “RENCANA STRATEGIS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s