BPBD Enrekang Dapat Dana Bantuan Pasca Bencana Rp12,7 M

Kabupaten Enrekang mendapat kucuran dana bantuan pasca bencana dari pemerintah pusat, sebesar Rp12,7 miliar.Dana itu akan digunakan, jika terjadi bukit longsor, badan jalan amblas, tebing sungai runtuh serta hancurnya irigasi. Enrekang yang dikenal daerahnya sebagai pegunungan, memang rawan terjadinya bencana alam.”Beragamnya gangguan alam dan keterbatasan dana seperti sungai dan persawahan longsor, telah ditangani bronjong batu tapi penanganan teknik sipil masih lebih banyak dibutuhkan,” ungkap Kabid Rekonstruksi BPBD Enrekang, Ir Maming Letto MM.
Kendala dana serta beruntunnya gangguan sporadis bencana alam, merupakan satu keniscayaan sangat dibutuhkan penanganan serius dan terprogram. Langkah inventarisasi titik bencana menanti penyelesaian.”Sekitar 40 titik longsor tergolong vital tertangani dan sisanya diharap tahun depan itu masih dibutuhkan dana besar,” katanya.Bupati La Tinro, mengaku kalau minimnya penanganan selama ini, akibat kekurangan dana serta sedang dikondisikan bertahap.Kebutuhan anggaran sudah mendapat lampu hijau dari pusat sekira Rp12,7 miliar. ”Itu diperuntukan pasca bencana, khususnya daerah Duri dan Kecamatan Bungin (kawasan latimojong). Sejauh ini, dua daerah itu mengalami kejadian bencana beragam,” jelasnya.

By bpbdekg Posted in BERITA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s