Anggaran Penaggulangan Bencana di Nilai Minim

Janji Pemerintah Kabupaten untuk menambah dana penanggulangan bencana daerah tahun ini tak terbukti. Malah, Kepala Badan Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPBD) Enrekang, Benny Mansjur justru mengatakan, anggaran dalam APBD 2012 kini dipangkas dari Rp1,7 miliar menjadi Rp1,3 Menurut Benny, kondisi tersebut jelas membuat BPPBD repot. Terlebih laporan warga atas kejadian bencana alam diKabupaten Enrekang semakin banyak. Khusus di awal tahun ini saja, laporan atas kasus serupa, lanjut dia telahmenumpuk di Kantor BPPBD Enrekang. “Harusnya sih ditambah. Kan tahun lalu kita sudah dijaniji. Tapi saya kurang tahu kenapa dikurangi. Sekarang (2012, red) tinggal Rp1,3 miliar. Padahal laporan warga yang masuk banyak,” jelas Bennyi. Dengan kondisi itupun, Benny mengaku tak bisa berbuat banyak. Kedepan, ia juga
memastikan BPPBD bakal kewalahan. Sebab BPPBD Enrekang sendiri, sambungnya kurang didukung anggaran daerah. Meski dirinya juga kerap meminta bantuan ke pusat. Hal yang sama juga terjadi pada koordinasi BPPBD dengan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait, seperti Dinas PU Enrekang. Permintaan bantuan BPPBD, kata dia kadang tak sampai ke lokasi. “Biasa tidak nyambung (koordinasi). Saya juga kurang tahu kalau di PU punya dana khusus bencana atau  tidak. Tapi kalau bantuan sosial, seperti beras dan lainnya dari Dinas Sosial sudah bagus,” tambahnya. Tak hanya itu, kurangnya sokongan pemkab untuk antisipasi bencana di masyarakat juga terjadi pada alokasi dana tak terduga jika sewaktu-waktu bencana datang. Bahkan Benny mengaku tak tahu pasti, daerah siapkan anggaran untuk itu atau tidak. Sebab, katanya dana tak terduga tersebut dibawah kendali langsung Bagian Keuangan Setda Enrekang. “Bukan  kita yang pegang. Makanya saya tidak tahu, apa bertambah atau tetap,” lanjutnya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, BPPBD Enrekang mengaku mesti disiapkan dana segar siap pakai sedikitnya Rp2 miliar. Itu untuk mengakomodir segala kebutuhan penanggulangan bencana di bumi massenrempulu. Terlebih wilayah Enrekang memang dikenal berpotensi bencana. Sebab, belajar dari 2011 kemarin, anggaran di kantong BPPBD sudah habis meski belum cukup setahun. Sama halnya pada dana tak terduga Rp1 miliar yang disiapkan Pemkab tahun kemarin. Pemerintah daerah, melalui Sekretaris Kabupaten Enrekang HM Amiruddin sendiri sebenarnya telah sepakat menambah anggaran untuk BPPBD Enrekang. Bahkan bila perlu, kata dia, penambahannya dua kali lipat dari sebelumnya. Namun, Amiruddin mengaku, mesti mempertimbangkan kondisi keuangan daerah. “Kalau kondisi keuangan kita cukup untuk penambahan dua
kali lipat, ya kita akan lakukan itu,” kata Ketua Tim Tanggap Darurat Enrekang ini sebelumnya.

By bpbdekg Posted in BERITA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s