Pembentukan Kelompok Tanggap Bencana

Pembentukan kelompok tanggap bencana ini dipelopori oleh BPPBD (Badan Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Daerah) Enrekang. Namanya, “Kelompok Masyarakat Pencegahan dan Penanggulangan Bencana. Kepala BPPBD Enrekang, Benny Mansjur, mengatakan pembentukan kelompok tersebut, dengan maksud agar masyarakat tidak lagi hanya sebagai objek bencana. Tetapi juga ikut aktif mencegah dan menanggulangi terjadinya bencana. “Ya dengan ini masyarakat diharapkan sebagai disaster reduction. Yakni sebagai bagian dari pengurangan resiko bencana. Mereka tidak lagi dipandang sebagai bagian yang selalu menunggu bantuan jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” terang Benny. Hingga kini, lanjutnya, respon masyarakat atas hal ini cukup baik. Salah satu alasan, kata dia, yakni kesadaran warga, khususnya masyarakat Enrekang atas resiko bencana juga kian tinggi. “Kalau bukan kerana kemauan mereka, pasti komunikasi kita akan sedikit terhambat. Tapi alhamdulillah sampai saat ini semua berjalan normal. Tahun depan kita akan lakukan penambahan kelompok ini lagi,” pungkasnya.Untuk mengantisipasi bahaya ancaman bencana. Kini, sebanyak 64 desa telah membentuk kelompok masyarakat tanggap bencana. Semuanya tersebar di Kecamatan Enrekang, Baraka, Anggeraja dan Malua.

By bpbdekg Posted in BERITA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s