PROGRAM KEGIATAN

Untuk mencapai tujuan organisasi, perlu diterapkan sasaran dan target program yang dapat menjadi acuan pelaksanaan kegiatan. Sasaran/target program dimaksud dapat dicapai melalui pelaksanaan kegiatan dan rencana aksi (ActionPlan) yang dapat dijabarkan dalam bentuk Rencana Tahunan pada rapat kerja Penanggulangan Bencana Tahunan yang termuat dalam Rencana Kerja Anggaran Satuan kerja (RKA) dan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahunan.
Sasaran / target program Rencana Startegis Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Enrekang tahun 2010 – 2013 diuraikan dalam bentuk sasaran 5 tahun (SARLITA) sebagai berikut :

No.

JENIS PROGRAM

TARGET KINERJA TAHUNAN

2010

2011

2012

2013

2014

I.

PENINGKATAN KINERJA/SDM APARAT

A

Penataan Kelembagaan

20

50

80

100

100

       B Tugas  Pokok dan Fungsi

25

40

75

90

100

C

Ketenagaan/Sumber Daya Aparat

20

40

70

90

100

D

Manajemen Organisasi

20

40

70

90

100

II.

PROGRAM PENANGGULANGAN BENCANA

1.

PROGRAM  PENCEGAHAN KESIAPSIAGAAN

A

40

50

60

70

80

B

30

40

50

60

80

C

35

45

55

65

85

D

30

40

50

60

70

2.

PROGRAM TANGGAP DARURAT & LOGISTIK

A

30

40

50

60

80

B

30

40

50

60

70

C

30

40

50

65

75

3.

PROGRAM REHABILITASI/ REKONSTRUKSI  PASCA BENCANA

A

40

50

60

70

80

B

30

40

50

60

70

C

40

50

60

70

80

III.

PROGRAM PENUNJANG / PENGEMBANGAN NETWORK

TARGET  KINERJA TAHUNAN

2010

2011

2012

2013

2014

1

Pembinaan Stakholder penanggulangan bencana

10

30

65

75

100

2.

Penyusunan Data Base  kebencanaan & Daerah Rawan Bencana

0

20

50

80

100

3

Program Diklat Pengembangan SDM Disaster Management

0

30

70

80

100

4.

Program  Monitoring, Evaluasi, Pencatatan dan Pelaporan

0

30

50

80

100

5.

Kegiatan Simulasi Bencana

0

10

30

50

70

Pokok – Pokok Program

Untuk mencapai kinerja yang diinginkan, maka harus ditetapkan, dirumuskan suatu Program Stratejik untuk menentukan program – program yang akan dilaksanakan selama 5 tahun (SARLITA), sesuai dengan tujuan organisasi yang disepakati. Adapun Program – program yang stratejik yang akan dilaksanakan antara lain :
1. PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN DAN KINERJA APARAT/SDM

a. Penataan Kelembagaan

Dengan diterapkannya Otonomi Daerah, maka untuk efektifitas, efisiensi dan optimalisasi peran dan fungsi BPBD, maka penataan kelembagaan dengan struktur yang baru perlu diterapkan sesuai dengan peranan dan fungsinya masing-masing, dengan tetap memperhatikan manfaat, tugas pokok dan fungsi BPBD yang ada. Penyusunan Job Discription yang jelas untuk setiap bagian/unsur dalam tubuh Organisasi yang baru harus jelas dan transparan, agar setiap aparat pelaksana tugas dapat menjalankannya dengan baik.
Penerapan prinsip akuntabilitas publik kepada setiap aparat BPBD dalam menjalankan tugasnya perlu dilakukan. Pengembangan kualitas individu aparat sebagai insan beragama dan mahluk sosial harus terinteraksi dan terefleksikan dalam setiap tindakan dan prilakunya dalam setiap pelaksanaan tugas sehingga dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.
Tujuan Program :

Terbentuknya struktur organisasi BPBD yang mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab pemerintahan dan pembangunan dengan prinsip manajemen modern secara efisien, efektif dan optimal, serta meningkatkan etos kerja, integritas dan tanggung jawab moral kepada masyarakat luas.

Sasaran Program :

Pemerintah Daerah, DPR Kabupaten Enrekang
Indikator Target : 100 %

b. Tugas Pokok dan Fungsi

Pelaksanaan manajemen organisasi dapat berjalan dengan baik, apabila dapat dilakukan advokasi dan pembinaan kepada semua staf/tenaga yang ada tentang pentingnya Tugas Pokok dan fungsi. Dengan demikian dapat diharapkan semua staf/tenaga dapat mengerti akan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, sehingga setiap masalah yang timbul dapat dilakukan perbaikan – perbaikan sehingga tercipta suatu kinerja yang optimal. Disisi lain dengan penguasaan akan tugas pokok dan fungsi serta implementasi kebijakan organisasi dapat menimbulkan rasa percaya diri dan menggairahkan semangat kerja, meningkatkan motivasi, etos kerja sehingga mendorong terlaksananya manajemen organisasi secara efisien, efektif dan optimal. Termasuk penempatan aparat pada suatu jabatan tertentu tidak berdasarkan atas Like and Dislike, tetapi berdasarkan atas kompetensi dan sikap perilaku yang baik, penguasaan akan tugas pokok dan tanggung jawab serta memiliki integritas, moral dan dedikasi yang tinggi (The Right Man And The Right Pleace).

Tujuan Program :
Terbentuknya suatu sistem kerja, budaya dan lingkungan kerja yang serasi, saling menunjang dan mendukung serta kondisi yang kondusif dengan pemahaman, penghayatan dan melaksanakan tugas pokok dan fungsi secara efisien, efektif dan optimal, serta meningkatkan mewujudkan sikap perilaku aparat yang berkualitas.

Sasaran Program :
Pejabat Struktural dan fungsional, petugas lapangan, serta seluruh staf Badan Penanggulanan Bencana Daerah kabupaten Enrekang yang ada.
Indikator Target : 100 %.

c. Ketenagaan/Sumber Daya Aparat

Dengan dibentuknya BBPBD dengan struktur Organisasinya, maka aspek ketenagaan merupakan salah satu sumber daya yang sangat menentukan peningkatan kinerja organisasi tersebut. Melihat dari jumlah, distribusi dan kualifikasi/strata tenaga yang dibutuhkan, maka secara ratio keadaan tersebut belum mencukupi. Sehubungan dengan keadaan tersebut, untuk meningkatkan kinerja organisasi, diperlukan kemampuan dan penerapan manajemen sumber daya manusia mulai dari tahap analisis kebutuhan tenaga, analisis jabatan dan urain kerja, stratafikasi/kualifikasi tenaga, requitmen, sistem balas jasa, pengembangan karier hingga sampai usia pensiun. Dengan demikian diharapkan nantinya dapat dilakukan optimalisasi ketenagaan yang ada, yaitu dengan melaksanakan kegiatan peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia melalui program Tugas Belajar/pendidikan, penjenjangan karier, atau mengikutsertakan aparat dalam program pengembangan Skill/kemampuan melalui Pelatihan, Training, Seminar, Lokakarya, Desiminasi dll berkaitan dengan tugas pokok pemerintahan dan tugas pembangunan.

Tujuan Program :
Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Aparat BPBD yang mampu menyusun dan menerapkan manajemen perencanaan kebutuhan, pengembangan, pemberdayaan dan pemanfaatan tenaga sesuai kebutuhan, serta mampu menerapkan manajemen pengurangan resiko bencana, cekatan dalam tindakan reaksi cepat, tanggap darurat dan pemulihan keadaan pasca bencana dalam upaya memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat terhadap resiko terkena bencana.

Sasaran Program :
Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Enrekang, Pemerintah Daerah, Pemerintah Propinsi, Pemerintah Pusat.
Indikator Target : 90 %.

d. Manajemen Organisasi
Membentuk pola, dan tatanan kerja yang mendukung terciptanya suatu suasana kerja yang harmonis, sinergis, dengan prinsip –prinsip manajemen modern, serta mampu menumbuhkan kreatifitas, inovatif dan mampu mengimplementasikan kemampuan dan ketrampilannya untuk kemajuan organiasi.
Tujuan Program :
Tercipta dan meningkatnya suatu sistem manajemen kerja yang produktif kondusif dan benar, yang dilakukan dalam upaya kemajuan dan peningkatan kinerja organisasi.

Sasaran Program :
Seluruh staf/tenaga Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang ada di kabupaten.
Indikator Target : 100 %

II. POKOK – POKOK PROGRAM / PENGEMBANGAN PEMANFAATAN
LINGKUNGAN YANG KONDUSIF.

Pengembangan dan pemanfaatan sumber daya lokal yang tersedia didalam usaha penanggulangan bencana, tercermin pada program – program pokok pencegahan dan kesiapsiagaan, kedaruratan dan logistik serta pemulihan keadaan pasca bencana, serta penerapan paradigma baru didalam usaha penanggulangan bencana melalui Manajemen Pengurangan Resiko Bencana dengan mengatur, mengendalikan dan memanfaatkan potensi lokal oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Program tersebut antara lain :
1. Program pencegahan dan Kesiapsiagaan :
Melakukan pembinaan dan penataan penyusunan pembinaan dan penataan sistem database kebencanaan, menyiapkan peta daerah rawan bencana. yang akurat dan dapat memberikan gambar yang jelas tentang lokasi yang rawan terhadap resiko bencana. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah para perencana untuk membuat usulan program pencegahan dan mitigasi bencana. Mengupayakan target/sasaran 100 % melalui implentasi pelaksanaan program penegahan dan kesiapsiagan yang akan dilaksanakan, antara lain :
a. Penyusunan Protap Penanggulangan Bencana
Dimaksudkan untuk menyiapkan prosedur tetap dan panduan yang menjadi acuan didalam melaksanakan upaya penanggulangan bencana didalam wilayah kabupaten Enrekang. Dengan adanya aturan ini maka proses penanggulangan bencana oleh unit terkait akan lebih sinergi dan terarah, sehingg afektifitas dan efisiensi akan lebih baik.
Sasaran Program :
Tersedianya Prosedur tetap penggulangan bencana, komando, tanggap darurat, pemberian bantuan logistic, dan pemulihan keadaan melalui program rehabilitasi da rekonstruksi
Indikator Target : 80 %

b. Program Penyiapan Peta Rawan Bencana.
Tujuan penyiapan Peta Rawan Bencana adalah untuk mengidentifikasi seluruh wilayah kabupaten Enrekang terhadap potensi terjadinya bencana agar dapat dilakukan antisipasi dan mitigasi bencana

Sasaran Program :
Seluruh wilayah kabupaten Enrekang, khususnya pada daerah lereng pegunungan lokasi jalan dan jembatan, daerah bantaran sungai rawan banjir, daerah permukiman, dan lokasi perkebunan/pertanian yang berada kemiringan lereng lebih dari 25 derajat.

Indikator Target : 100 %

c. Program Penyiapan Prosedur Tetap (Protap).

Program ini menyiapkan serangkain aturan dan prosedur yang akan menjadi dasar bertindak didalam melaksanakan kegiatan penanggulangan bencana. Protap yang diharap dapat dibuat antara lain Protap kerja Tim Reaksi Cepat, Komando, prosedur pemberian bantuan tanggap darurat bencana, protap Pusat Komando Pengendalian lapangan (Pusdalops), protap rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, protap pemberian
Sasaran Program :
Pemerintah desa,kelurahan, kecamatan, BPBD,Pemda, DPRD, Unit kerja terkait, stakeholder penanggulangan bencana (TNI, Polri, LSM, PMI,Tagana)
Indikator Target : 85 %

d. Proram Diklat dan Simulasi Penanganan Bencana

Untuk penanganan bencana diperlukan keahlian, keterampilan dan pengetahuan yang cukup serta pengenalan dengan macam dan jenis bencana serta cara penanganannya. Untuk itu diupayakan pendidikan dan pelatihan tentang kebencanaan mulai dari tahapan pra-bencana, tanggap darurat sampai pada pemulihan keadaan dengan program rehabilitasi dan rekonstruksi. Kegiatan simulasi bencana juga diharapkan dapat dilaksanakan dengan tujuan membangun kesiapsiagaan tim penanggulangan bencana, masyarakat, dan para stakeholder agar mengenal dan memahami prosedur penanggulangan bencana, penyelamatan diri, keluarga, harta benda sampai pada tahap penanganan pengungsi dan penyaluran logistic darurat dan penanganan medis.

Sasaran Program :
Staff BPBD, para stakeholder penanggulangan bencana, aparat desa, kelurahan, kecamatan yang bertugas di posko siaga bencana, masyarakat, SKPD terkait, pemerintah daerah,TNI, Polri, LSM, PMI
Indikator Target : 80 %.

2. Program Sektor Tanggap Darurat dan Logistik

a. Program Pemenuhan Kebutuhan Dasar Korban Bencana
Meliputi program pemberian bantuan darurat sandang pangan, seperti makanan, minuman, pakaian, peralatan dapur, mandi, tempat berteduh dan pelayanan kesehatan. Termasuk penyediaan sarana dan prasarana darurat untuk kelancaran aktivitas penanggulangan bencana saat keadaan darurat, seperti pembuatan jalan akses, pengamanan lokasi bencana dari bahaya susulan.

Sasaran Program :
Daerah yang mengalami bencana, dan masyarakat yang tertimpa bencana
Indikator Target : 80 %

b. Program Penyediaan Peralatan dan Logistik Bencana
Berupa program untuk menyiapkan peralatan penanggulangan bencana bagi staff BPBD, Tim Reaksi Cepat, Tim Pusdalops, Posko Siaga Bencana, seperti kendaraan operasional, alat komunikasi, pakaian dan tanda pengenal, peralatan pertolongan darurat, jaket pelampung, perahu karet, tenda komando,family, peralatan dapur, obat-obatan dll
Sasaran Program :
Staff PBD, tim Reaksi Cepat, Relawan bencana, Posko Siaga Bencana di desa/kelurahan/kecamatan, korban bencana
Indikator Target : 80 %

c. Penyediaan Sarana Air Bersih

Program penyediaan sarana air bersih baik berupa pembangunan Instalasi Pengelohan Air (IPA) dan jaringan pipa air minum, pemasangan sambungan rumah, pembuatan bak air dll, dilaksanakan pada daerah-daerah atau desa/kota yang belum menikmati / tersentuh dengan program penyediaan sarana air bersih khususnya pada daerah duri kompleks, Maiwa dan ibukota kabupaten. Program ini mendukung pencapaian sasaran masyarakat yang sehat.

Sasaran Program :
Desa /kota yang belum menikmati fasilitas sarana air bersih.
Indikator Target : 100 %

Sasaran Program :
Kawasan Duri Kompleks, dan desa-desa yang belum memiliki sarana air minum.
Indikator Target : 80 %.

d. Program Penataan dan Revitalisasi Bangunan Gedung, Niaga dan Pasar serta pembangunan Fasilitas Umum (Fasum) dan Olahraga.
Meliputi program penataan dan revitalisasi gedung niaga, pasar agar tercipta iklim yang kondusif dan aman bagi masyakat dalam melakukan aktivitas ekonomi sehingga mampu meningkatkan perputaran ekonomi daerah, serta penyediaan sarana dan prasarana umum bagi masyarakat seperti pembangunan stadion mini, taman bermain, terminal, kawasan miniatur Enrekang sebagai wadah masyakat dalam beraktifitas dan menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sasaran Program :
Daerah pedesaan/perkotaan yang sarana niaganya belum memadai, serta belum memiliki fasilitas umum yang memadai
Indikator Target : 75 %

3. Program Sektor Pengembangan Sumber Daya Air (PSDA)

a. Perbaikan / Rehabilitasi Irigasi Desa
Program perbaikan /rehabilitasi pada bangunan – bangunan pengairan seperti perbaikan saluran Irigasi (Primer,sekunder,tersier), perbaikan pintu – pintu pengambilan air (Intake), ataupun pintu-pintu pembagi.

Sasaran Program :
Bangunan – bangunan pengairan dan pintu – pintu saluran air irigasi yang mengalami kerusakan.
Indikator Target : 80 %.

b. Pembangunan Irigasi Sederhana di pedesaan
Pembangunan sarana irigasi sederhana pada daerah – daerah//desa yang mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi daerah persawahan atau daerah/desa yang belum mempunyai jaringan irigasi sementara lahan persawahan tersedia untuk digarap.

III. PROGRAM PENUNJANG / PENGEMBANGAN NETWORK

1. Pembinaan Jasa Pemborongan & Jasa Konsultansi Ke-PU-an

Untuk menunjang keberhasilan tugas dan tanggung jawab pemerintahan dan pembangunan, maka kerjasama antar instansi vertikal, horisontal, non instansi serta dengan mitra kerja sangat diperlukan. Peningkatan koordinasi, sinkronisasi perencanaan terpadu dalam penyusunan program untuk menghindari miskomunikasi dan tumpang tindih perencanaan sangat dibutuhkan.
Dalam pelaksanaan tugas pembangunan, maka DPUK perlu meningkatkan kerja sama dan melakukan pembinaan kepada rekanan penyedia jasa pemborongan, sebagai salah satu unsur proyek yang bertanggung jawab merealisasikan program pembangunan ke-PU-an di lapangan. Tuntutan untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan rencana yang diharapkan, sikap profesionalisme dengan penguasaan teknis pelaksanaan pekerjaan yang handal sangatlah menentukan keberhasilan penyedia jasa pemborongan dalam mewujudkan program pembangunan yang berkualitas.
Peningkatkan kualitas dan kinerja rekanan penyedian jasa pemborongan agar dapat memahami, menguasai, dan menerapkan Manajemen Proyek, dan mengimplementasikan teknik/metode pelaksanaan pekerjaan yang benar di lapangan agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan rencana (Tepat Waktu, Tepat Mutu, Tepat Biaya, Tepat Sasaran dan Tertib Adminsitrasi). Pembinaan kepada penyedia jasa konsultansi dilakukan terhadap peningkatan mutu pelayanan jasa yang diberikan, baik berupa jasa perencanaan teknis, pengawasan teknis dan sebagai konsultan Manajemen Teknis dll, dapat memberikan hasil yang tepat guna, bermanfaat dan dapat di implementasikan langsung di lapangan tanpa harus melakukan review / perubahan akibat kesalahan perencanaan, dan bantuan yang diberikan betul-betul dapat bermanfaat dan memperlancar pelaksanaan pembangunan.

Sasaran Program :
Pelatihan, bimbingan kepada rekanan jasa pemborongan ke-PU-an dengan prioritas rekanan Golongan Pengusaha Kecil / koperasi kecil ( Kualifikasi Gred-2, Gred-3 dan Gred-4 serta koperasi yang bergerak dibidang jasa pemborongan).
Indikator Target : 75 %

2. Penyusunan Data Base Sektor Ke-Pu-an

Penyusunan data base sektor ke-PU-an sangat perlu dilakukan, mengingat selama ini belum ada data/.informasi yang dapat dipublikasikan baik untuk kebutuhan perencanaan, evaluasi maupun sebagai arsip bagi instansi sebagai wujud dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan. Salah satu diantaranya adalah mewujdukan data base sistem jaringan jalan kabupaten Enrekang dalam bentuk Sistem Informasi Jaringan Jalan dan Jembatan kabupaten Enrekang (SIJANTAN Kab.Enrekang), yang merupakan Program Aplikasi Komputer untuk menyusun dan mendata seluruh ruas jalan kabupaten yang ada secara lengkap dengan informasi panjang ruas jalan, kondisi, jenis konstruksi, bangunan pelengkap (bahu jalan, saluran drainase, gorong-gorong, Deuker ), jembatan, dan penentuan titik referensi jalan. Pendataan dengan sistem Komputerisasi ini dimaksudkan untuk memudahkan para perencana dan penyusun program dalam membuat dan meyiapkan program penanganan jalan dan jembatan. Dengan penerapan program ini, maka akan memudahkan dalam memberikan informasi kepada instansi lain yang membutuhkan keterangan mengenai perkembangan, penanganan dan kondisi jaringan jalan yang ada di Kabupaten Enrekang.
Disamping itu juga dibutuhkan penyusunan data base untuk bidang Permukiman dan perumahan serta bidang Pengembangan Sumber Daya Air (PSDA), sehingga target 2008 akan terwujud data base ke-PU-an yang lengkap dan mampu memberikan informasi yang akurat baik untuk kebutuhan perencanaan maupun sebagai bahan evaluasi dan monitoring.
Sasaran Program :
Jalan kabupaten/kota Enrekang, Kepala bidang PSDA, Prasarana Wilayah,, Permukiman dan Perumahan, Bappeda Kab.Enrekang, Penyusunan Program Setda Enrekang.
Indikator Target : 100 %.

3. Program Gugus Kendali Mutu (Quality Assurance).
Program Quality Assurance jika diterjemahkan secara bebas dapat diartikan sebagai Jaminan Mutu, atau Peduli Mutu. Pengertian Quality Assurance secara lengkap adalah “ Suatu rangkaian kegiatan pengawasan dan pengendalian yang dilakukan terhadap mutu suatu jenis pekerjaan/barang yang dimulai dari tahap pengambilan/pemilihan jenis material yang akan dipakai, pengolahan material, cara pelaksanaan sampai menjadi barang jadi “. Program ini perlu dipahami, dan diterapkan dalam setiap tahap pelaksanaan pembangunan ke-PU-an, agar kualitas hasil pelaksanaan pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan yang diharapkan.

Sasaran Program :
Para Kabid dan Kasi DPUK, pejabat fungsional (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan/PPTK), pengawas lapangan, kontraktor pelaksana Konsultan Perencana dan Konsultan Pengawas. Dinas PUK Kabupaten, DPU Tk.I, Pemerintah Daerah, Pemerintah Propinsi.
Indikator Target : 100 %

4. Program Monitoring Evaluasi, Pencatatan dan Pelaporan

Peningkatkan pelaksanaan monitoring, Evaluasi, pencatatan dan pelaporan hasil program dalam upaya menjawab dan bertanggung jawab atas keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan kegiatan serta bahan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). Meningkatkan rasa tanggung jawab pengelola program dalam membuat catatan, pelaporan dan pengiriman laporan yang benar kepada instransi terkait yang membutuhkan, serta tepat waktu sesuai dengan kesepakatan.

Sasaran Program :
Para Pejabat fungsional (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan/PPTK), para Kasubdin, Kasie, pengelola dan penanggung jawab program di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten.
Indikator Target : 100 %.
B. Kegiatan
Sejalan dengan program RPJM Kabupaten Enrekang yaitu Program Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Pemerintah, maka dari program Dinas Pekerjaan Umum Kab. Enrekang yang ditindaklanjuti dengan kegiatan adalah terdapat pada lampiran I :
Lampiran I : Rencana Program Dan Kegiatan Prioritas Tahun 2009 – 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s