STRUKTUR ORGANISASI

     Berdasarkan Struktur organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Enrekang sebagaimana tercantum dalam Peraturan Daerah Nomor 02 tahun 2011, dipimpin oleh seorang kepala Badan, dibantu oleh sekretaris dengan 3 (tiga) sub Bagian, 3 Bidang dengan 9 seksi sebagaimana terlampir. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dibidang Penanggulangan Bencana di kabupaten dilengkapi dengan  :

1. T e n a g a

Jumlah tenaga aparat yang ada pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Enrekang saat ini baru berjumlah 13 orang yang terbagi atas beberapa disiplin ilmu dan status kepegawaian sebagai berikut :

a. Status Kepegawaian Sebagai Pegawai Negersi Sipil (PNS)

Jumlah pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Enrekang dengan status PNS berjumlah 13 orang. Tingkat pendidikan dan displin ilmu dari Pegawai Negeri tersebut terbagi sebagai berikut :

1. Berdasarkan tingkat pendidikan :
– Tenaga tamatan Magister   2 orang
– Tenaga tamatan S1            10 orang
– Tenaga tamatan STM          1 orang
– Tenaga tamatan SLTA         2 orang
Total PNS 14 orang

Dari formulasi kepangkatan / golongan terdiri dari :
1. Pembina Tingkat I Golongan IV/b    1 orang
2. Pembina Golongan IV/a                      3 orang
2. Penata Tk.I Golongan III/d                1 orang
3. Penata Golongan III/c                         1 orang
4. Penata Muda Tk.I Golongan III/b    3 orang
5. Penata Muda, Golongan III/a            1 orang
6. Pengatur Tk.I, Golongan II/c             1 orang
7. Pengatur, Golongan II/a                     2 orang
Jumlah PNS 13 Orang

b. Status kepegawaian sebagai tenaga kontrakan (Honor)

Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Enrekang, khususnya menyangkut mengisi kekosongan personil untuk kegiatan operasional dan pengawasan teknis, maka sejumlah tenaga Kontrak Tidak Tetap telah diangkat melalui SK kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagai tenaga kontrak tahunan tidak tetap. Jumlah pegawai kontrak tidak tetap sebanyak 18 orang yang terbagi atas :

- Tamatan Sarjana Lengkap (S1)  9 orang
– Tamatan Sarjana Muda (D3)      2 orang
– Tamatan SLTA/STM                   6 orang
– Tamatan SMP                                1 orang

Dari jumlah dan kualitas tenaga yang ada ditambah lagi adanya kekosongan jabatan Kepala seksi Pencegahan, Kasubag Perencanaan, Kasie Kedaruratan, Kasie Logistik, Kasie Rekonstruksi. Bila dibandingkan dengan kebutuhan akan tenaga pendukung keberhasilan kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Enrekang masih minim. Kondisi ini menyebabkan beberapa staf baik PNS maupun tenaga kontrakan harus merangkap tugas pada beberapa kegiatan di bidang-bidang, Kondisi ini menjadi salah satu faktor kelemahan dan penyebab kegiatan penanggulangan bencana, khususnya kecepatan dalam merespon laporan masyarakat tentang bencana melalui Kaji Cepat Tim Reaksi Cepat /TRC, maupun tindakan darurat belum dapat berjalan secara optimal, disebabkan keterbatasan personil dan peralatan yang dimiliki. Kegiatan pengawasan kegiatan tanggap darurat juga belum dapat dilaksanakan secara optimal, hal ini diperparah lagi dengan minimnya sarana operasional seperti kendaraan operasional, peralatan penanggulangan bencana untuk mendukung pelaksanaan kaji cepat dan penanggulangan bencana dalam situasi tanggap darurat.

2. S a r a n a :

Kantor tempat menjalankan aktifitas dan kegiatan pencegahan dan penanggulangan bencana di Kabupaten Enrekang untuk sementara menempati 4 ruangan di gedung Ex kantor bupati Enrekang beralamat di Jalan Jend. Sudirman No.1 desa Pinang, kabupaten Enrekang. Dengan struktur organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah sabagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) baru merupakan implementasi dari Undang-Undang No.24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan Peraturan Pemerintah No.21 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 tahun 2008, tentang Pedoman Organsiasi dan Tata kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Namun kondisi kantor tidak memenuhi syarat untuk melaksanakan seluruh aktivitas perkantoran yang ada. Olehnya itu sangat dibutuhkan adanya penambahan ruangan ataupun pembangunan kantor baru dan gedung logistik agar pelayanan BPBD sebagai penyelenggara penanggulangan bencana didaerah dapat berjalan lebih baik dan optimal.

3. Prasarana :

- Prasarana kendaraan roda 4 (empat) 1 unit, hanya untuk kepala Pelaksana BPBD kendaraan operasional lapangan, termasuk kendaraan logistik belum ada.
– Kendaraan roda 2 (dua ) hanya 3 unit, jauh dari mencukupi untuk dimanfaatkan staff dalam operasional kantor dan pelaksanaan reaksi cepat dalam peninjauan lokasi bencana
– Peralatan berat untuk menunjang pelaksanaan seperti Excavator, Loader, Buldozer, dumptruck, maupun peralatan penanggulangan bencana lainnya belum ada.
– Peralatan pendukung Tim Reaksi Cepat untuk melakukan pengkajian lokasi bencana, peralatan komunikasi belum tersedia.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s