Peran dan Fungsi TAGANA

TAGANA berperan dalam setiap tahap penanggulangan bencana
Pasca Bencana :
1.Melakukan pencatatan tentang jumlah rumah rumah rusak,  jumlah korban  (sakit, meninggal dunia)
2. Membantu Pemda daerah
3.Melakukan kajian dampak bencana
4.Melakukan rujukan
5.Melakukan evaluasi
6.Menyusun laporan

Pada Saat Bencana :
1.Melakukan evakuasi korban selamat
2.Mendirikan shelter dan dapur umum lapangan

Pra bencana :
1.Melakukan latihan secara terus menerus dalam penanggulangan bencana
2.Merencanakan dan  menyiapkan jumlah  barang  bantuan  dalam PB
3.Melakukan sinergi (kerja sama) dengan berbagai pihak dalam PB
4.Memetakan daerah rawan bencana

Ketika Terjadi Bencana Dalam Skala tertentu
Dalam konteks kerja sama dalam penanggulangan bencana personel TAGANA yang ada di satu provinsi/kab dengan provinsi/kab lain  saling membantu dalam percepatan penanganan korban bencana (BKO)

By bpbdekg Posted in PROFIL

BPBD Enrekang Dapat Dana Bantuan Pasca Bencana Rp12,7 M

Kabupaten Enrekang mendapat kucuran dana bantuan pasca bencana dari pemerintah pusat, sebesar Rp12,7 miliar.Dana itu akan digunakan, jika terjadi bukit longsor, badan jalan amblas, tebing sungai runtuh serta hancurnya irigasi. Enrekang yang dikenal daerahnya sebagai pegunungan, memang rawan terjadinya bencana alam.”Beragamnya gangguan alam dan keterbatasan dana seperti sungai dan persawahan longsor, telah ditangani bronjong batu tapi penanganan teknik sipil masih lebih banyak dibutuhkan,” ungkap Kabid Rekonstruksi BPBD Enrekang, Ir Maming Letto MM.
Kendala dana serta beruntunnya gangguan sporadis bencana alam, merupakan satu keniscayaan sangat dibutuhkan penanganan serius dan terprogram. Langkah inventarisasi titik bencana menanti penyelesaian.”Sekitar 40 titik longsor tergolong vital tertangani dan sisanya diharap tahun depan itu masih dibutuhkan dana besar,” katanya.Bupati La Tinro, mengaku kalau minimnya penanganan selama ini, akibat kekurangan dana serta sedang dikondisikan bertahap.Kebutuhan anggaran sudah mendapat lampu hijau dari pusat sekira Rp12,7 miliar. ”Itu diperuntukan pasca bencana, khususnya daerah Duri dan Kecamatan Bungin (kawasan latimojong). Sejauh ini, dua daerah itu mengalami kejadian bencana beragam,” jelasnya.

By bpbdekg Posted in BERITA

Anggaran Penaggulangan Bencana di Nilai Minim

Janji Pemerintah Kabupaten untuk menambah dana penanggulangan bencana daerah tahun ini tak terbukti. Malah, Kepala Badan Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPBD) Enrekang, Benny Mansjur justru mengatakan, anggaran dalam APBD 2012 kini dipangkas dari Rp1,7 miliar menjadi Rp1,3 Menurut Benny, kondisi tersebut jelas membuat BPPBD repot. Terlebih laporan warga atas kejadian bencana alam diKabupaten Enrekang semakin banyak. Khusus di awal tahun ini saja, laporan atas kasus serupa, lanjut dia telahmenumpuk di Kantor BPPBD Enrekang. “Harusnya sih ditambah. Kan tahun lalu kita sudah dijaniji. Tapi saya kurang tahu kenapa dikurangi. Sekarang (2012, red) tinggal Rp1,3 miliar. Padahal laporan warga yang masuk banyak,” jelas Bennyi. Dengan kondisi itupun, Benny mengaku tak bisa berbuat banyak. Kedepan, ia juga
memastikan BPPBD bakal kewalahan. Sebab BPPBD Enrekang sendiri, sambungnya kurang didukung anggaran daerah. Meski dirinya juga kerap meminta bantuan ke pusat. Hal yang sama juga terjadi pada koordinasi BPPBD dengan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait, seperti Dinas PU Enrekang. Permintaan bantuan BPPBD, kata dia kadang tak sampai ke lokasi. “Biasa tidak nyambung (koordinasi). Saya juga kurang tahu kalau di PU punya dana khusus bencana atau  tidak. Tapi kalau bantuan sosial, seperti beras dan lainnya dari Dinas Sosial sudah bagus,” tambahnya. Tak hanya itu, kurangnya sokongan pemkab untuk antisipasi bencana di masyarakat juga terjadi pada alokasi dana tak terduga jika sewaktu-waktu bencana datang. Baca lebih lanjut

By bpbdekg Posted in BERITA

BPPBD Butuh Gedung Logistik

Untuk memaksimalkan kinerja Badan Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPBD) Enrekang, Kepala BPPBD Enrekang , Benny Mansjur, mengaku masih sangat membutuhkan gedung logistik. Hal itu katanya, untuk menampung semua stok alat dan cadangan barang bantuan BPPBD Enrekang.Menurut Benny, kekurangan tersebut merupakan hal yang paling mendasar. “Seandainya kita punya gedung logistik, semua akan lebih mudah. Di sana kita bisa menyimpan semua keperluan. Dan kalau kita sudah punya gedung logistik, bantuan dari pusat juga akan semakin sering dan banyak,” terangnya. Saat ini, BPPBD Enrekang hanya berkantor di sisi dalam gedung Dinas Pertambangan Enrekang. Rencana pembangunan kantor BPPBD Enrekang di sebuah area dekat tempatnya sekarang, belum bisa direalisasikan pemerintah pusat dan Kabupaten. “Memang ada rencana membangun kantor khsusus BPPBD, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” terangnya. Baca lebih lanjut

By bpbdekg Posted in BERITA

Pembentukan Kelompok Tanggap Bencana

Pembentukan kelompok tanggap bencana ini dipelopori oleh BPPBD (Badan Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Daerah) Enrekang. Namanya, “Kelompok Masyarakat Pencegahan dan Penanggulangan Bencana. Kepala BPPBD Enrekang, Benny Mansjur, mengatakan pembentukan kelompok tersebut, dengan maksud agar masyarakat tidak lagi hanya sebagai objek bencana. Tetapi juga ikut aktif mencegah dan menanggulangi terjadinya bencana. “Ya dengan ini masyarakat diharapkan sebagai disaster reduction. Yakni sebagai bagian dari pengurangan resiko bencana. Baca lebih lanjut

By bpbdekg Posted in BERITA

Bendungan Baraka Telah Rampung

Bendungan Balla Baraka yang jebol sepanjang delapan meter akibat banjir dan membuat ratusan hektar sawah petani sudah berfungsi kembali. Badan Penanggulangan Bencana Daerah mengantisipasi dengan memasang karung berisi pasir dan memasang bronjong.” Untuk awal kita atasi dengan pemasangan karung pasir dan bronjong, selanjutnya akan ada rehabilitasi bendung yang anggarannya dari Pusat,” kata Kepala BPBD Benny Mansjur saat dihubungi di kantornya, Rabu, 14 Desember.Menurut Benny, untuk pembangunan Bendung itu dibutuhkan anggaran sebesar 1,5 M. “Bendung itu akan dibongkar total dan tahun depan sudah akan ditenderkan,” katanya. Baca lebih lanjut

By bpbdekg Posted in BERITA

Penaganan Bencana di Kec.Baraka Segera di Laksanakan

Penaganan kerusakan akibat bencana alam banjir yang merusak area bendungan sehinggah mengakibatkan seratus hektare sawah terancam rusak yang telah memasuki masa tanam .Benny Mansyur Mengatakan, area bendungan yang rusak sekira delapan meter. “Tetapi dalam waktu dekat, ini kita akan antisipasi lebih awal. Dengan melakukan perbaikan sementara di titik-titik bendungan yang rusak. Agar dampak dari kerusakan ini tidak terlalu dirasakan para petani sekitar lokasi,” imbuhnya. Selain bendungan tersebut, di Baraka, ada beberapa infrastruktur juga yang ikut rusak. Seperti bahu jalan dan sebuah jembatan yang kini berstatus rawan digunakan. Sebab kondisinya hampir serupa dengan bendungan yang jebol setelah dihantam banjir bandang. Khusus bendungan ini, menurut salah seorang staf dari Dinas PU Enrekang kemarin, tahun depan dinas PU Sulsel sebenarnya telah merencanakan untuk dilakukan renovasi. Namun karena kejadiannya lebih awal datang, maka diperkirana renovasi tersebut akan dilakukan juga lebih cepat dari jadwal yang ada. Baca lebih lanjut

By bpbdekg Posted in BERITA

Dana BPBD Minim,Penaganan Kebencanaan Kurang Maksimal

Penanganan bencana alam di Kabupaten Enrekang yang terjadi di beberapa titik masih belum dapat di tangani hal ini disebapkan oleh karena minimnya anggaran, bahkan anggaran tak terduga untuk penanganan bencana alam yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi kini sudah nihil. “Kami hanya berharap tahun depan ada penambahan anggaran dalam APBD. Apalagi daerah kita ini kan termasuk berkarakteristik rawan bencana. Kita memang telah mendapatkan dana Rp1 miliar, tapi anggaran itu telah habis untuk memenuhi penanggulangan bencana,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang, Benny Mansyur saat merayakan HUT pertama BPBD Enrekang, Sabtu 29 Oktober lalu. Di kegiatan HUT BPBD, hadir Wakil Bupati Enrekang, H Nurhasan dan Sekretaris Daerah Enrekang, HM Amiruddin yang juga selaku Ketua Tim Tanggap Darurat Kabupaten Enrekang. Baca lebih lanjut

By bpbdekg Posted in BERITA

Kemah Bakti Tagana diadakan di Enrekang

Kemah Bakti Taruna Siaga Bencana tingkat Sulawesi Selatan yang di adakan di Baraka, Kabupaten Enrekang.Kegiatan ini di ikuti beberapa kabupaten yang berada di sulsel  yang berlangsung pada tanggal 28-29 September 2011.para peserta kemah ini berasal dari unsur Tagana,FKPPI dan Karang Taruna yang di perkirakan akan di ikuti sekitar 3000 peserta,Penyelenggara kemah bakti Tagana ini di adakan oleh Dinas Sosial Pemprov Sulawesi Selatan yang menyelenggarakan beberpa agenda kegiatan yang dilakukan diantaranya, pengobatan gratis, penghijauan, kebersihan lingkungan, donor darah serta simulasi penanggulangan bencana. Baca lebih lanjut

By bpbdekg Posted in BERITA

Penambahan Dana Bencana Untuk Tahun 2012

Disebabkan kerena banyaknya terjadi bencana alam di Kabupaten Enrekang sehinggah dana untuk menanggulangi bencana yang dianggarkan sebesar satu milyar rupiah pada tahun ini telah habis di gunakan semuanya namun masih banyak titik bencana yang masuh belum tertangani serta tahun anggaran 2011 belum berakhir masih menyisahkan beberapa bulan. terkait hal tersebut pemerintah kabupaten Enrekang mengambil kebijakan khusus soal dana bencana tahun depan dengan menaikan anggaran ini hingga dua kali lipat. Sekretaris Daerah HM Amiruddin, Senin kemarin, menjelaskan di tahun 2012 mendatang, akan menaikkan anggaran untuk penanggulangan bencana. Jumlahnya, mungkin dua kali lipat dari tahun ini. Akan tetapi, penambahan tersebut, katanya, harus sesuai dengan kemampuan finansial. “Tahun ini kan jumlah dana untuk bencana jumlahnya Rp1 miliar. Dan belum habis masa satu tahun, anggarannya sudah habis. Jadi tahun depan pasti ada penambahan. Kalau bisa dua kali lipat dari sekarang. Tapi lihat saja nanti, sejauh mana kemampuan dana kita,” kata Amiruddin yang juga selaku Ketua Tanggap Darurat Enrekang. Baca lebih lanjut

By bpbdekg Posted in BERITA